Memperbaiki Flashdisk yang Write Protected

•18/12/2008 • Leave a Comment

Mengembalikan USB Flash yang di Disable / Write Protected

write protected USB

Pernahkah mengalami Flash Disk atau Hardisk Eksternal dengan kabel USB yang tiba-tiba tidak bisa digunakan, mungkin di disable aksesnya atau muncul pesan Write-Protected ? Jika mengalami hal ini, atau ingin menonaktifkan penggunaan USB di komputer anda dan membatasi aksesnya, bisa dicoba tips berikut.

Minimal ada 2 hal yang bisa menyebabkan media penyimpan USB tidak bisa diakses, pertama memang aksesnya di disable dan yang kedua, aksesnya di proteksi, biasa muncul pesan bahwa “The disk is write-protected”. Dua-duanya bisa diatur melalui registry windows.

This Disk is Write-Protected

Pada kondisi ini, USB masih bisa dibaca, tetapi tidak bisa ditulis atau untuk menyimpan data. Jika akan digunakan untuk menyimpan data maka akan muncul pesan seperti ini :

Jika mengalami kejadian seperti diatas, maka coba ikuti tip berikut :

  1. Buka Registry Editor ( Start Menu > Run, ketik : Regedit, kemudian tekan enter/klik OK)
  2. Cari Key berikut :
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies
  3. Jika di panel bagian kanan ada WriteProtect, double click dan dibagian value data isikan 0 atau hapus WriteProtect tersebut atau bisa juga hapus key StorageDevicePolicies. Kemudian refresh (View > Refresh)
  4. Coba lepas USB Flash Disk dan ulangi copy datanya

Sebaliknya, untuk membatasi pengguna komputer agar tidak bisa menulis, mengcopy atau memindah data di flash disk, maka bisa dilakukan dengan tips berikut :

  1. Buka Registry Editor ( Start Menu > Run, ketik : Regedit, kemudian tekan enter/klik OK)
  2. Cari Key (mirip folder) berikut
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
  3. Buat key baru (klik kanan dan pilih menu New > Key, kemudian beri nama StorageDevicePolicies
  4. Kemudian buka key StorageDevicePolicies tersebut dan klik kanan pilih New > DWORD Value beri nama WriteProtect
  5. Double click WriteProtect tersebut, di bagian value data dan isi dengan nilai 1. Klik OK

Selain CurrentControlSet, pengubahan juga harus dilakukan di key ControlSet001, ControlSet002 dan seterusnya jika ada. Jadi bisa di cek di Key berikut :

  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\StorageDevicePolicies
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\StorageDevicePolicies

Setelah di set seperti diatas, maka semua user yang menggunakan komputer tersebut tidak dapat menyimpan, mencopy atau memindah data ke USB Flash Disk, tanpa harus me restart komputer terlebih dahulu. Sehingga muncul pesan disk write-protected seperti diatas. Tips ini dapat berjalan di Windows XP SP2 and SP3, Windows Vista, Windows Server 2003 dan 2008. (http://ebsoft.web.id)

USB Mass Storage tidak berfungsi (Disable)

Ada kalanya media penyimpan eksternal seperti USB Flash Disk, hardisk Eksternal dan sejenisnya tidak bisa diaktifkan atau di disable. Jika mengalami hal ini maka coba tip berikut :

  1. Buka Registry Editor ( Start Menu > Run, ketik : Regedit, kemudian tekan enter/klik OK)
  2. Cari Key berikut :
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor
  3. Di panel bagian kanan double klik Start, ganti isinya (Value data) dengan 3 untuk mengaktifkan USB storage, jika isinya 4 maka Removable USB mass storage akan di disable.

Jika efeknya tidak langsung terlihat, maka Restart komputer terlebih dahulu. Tips ini dapat diterapkan di Windows Vista, XP, Windows Server 2008, 2003 dan 2000. (http://ebsoft.web.id).

Sumber : http://www.mydigitallife.info

Taken From (http://ebsoft.web.id).

Download File Flash (swf)

•18/12/2008 • Leave a Comment

Download embedded shockwave flash (swf) files dari web browser

Saat ini, banyak tutorial video yang ditampilkan dalam web browser. Hampir dapat dipastikan bahwa semua animasi yang ditampilkan dalam format Shockwave Flash swf. Kelebihan format ini adalah ukuran yang kecil ( untuk video tutorial) dan dengan mudah dijalankan melalui web browser yang telah disertakan plugins shockwave player.

Terkadang setelah kita melihat video di web browser, ingin kita simpan di hardisk, sehingga bisa kita lihat offline. Tetapi hal ini sering membingungkan, bagaimana caranya menyimpan file swf itu. Karena dengan klik kanan video, tidak ada menu untuk menyimpannya. Ada tips yang bagus untuk menyimpan file embedded ini ke hardisk. Tips ini bisa dijalankan di Mozilla Firefox, Internet Explorer (IE) dan Opera tanpa menambahkan plugins apapun.

1. Menyimpan dari Browser MozillaFirefox
Untuk Pemula :

  1. Klik ToolsPage Info
  2. Pilih tab Media di bagian Page Info Windows
  3. Disana ditampilkan daftar lengkap dengan preview data gambar, CSS files dan Shockwave Flash yang sudah didownload oleh Firefox ketika membuka filenya.
  4. Scroll down dan cari file swf yang diinginkan.
  5. Klik tombol Save As, dan simpan dilokasi yang diinginkan.

Untuk Power Users :

  1. Buka browser
  2. Tuliskan di URL Address about:cache?device=disk .
  3. Akan ditampilkan semua data sementara dari hasil browsing, seperti gambar, file php, Shockwave flash dan lainnya.
  4. Untuk mencari tinggal klik Ctrl+F dan cari nama bagian web atau hanya tulis .swf.
  5. Setelah ditemukan maka klik kanan linknya dan pilih Save link as

2. Menyimpan dari browser Internet Explorer

  1. Klik Tools Internet Options
  2. Di bagian General Tab, Klik Settings dibagian Temporary Internet Files group.
  3. Klik View Files untuk melihat isi folder Temporary Internet Files folder. Folder ini dapat berisi ratusan , ribuan bahkan lebih, tergantung setting maksimal spacenya.
  4. Untuk mencari file swf, tinggal urutkan berdasarkan file types. Dan cari dengan tipe Shockwave flash object.
  5. Jika sudah ditemukan, simpan file tersebut ke folder lain

Menyimpan di browser Opera
Caranya seperti menyimpan dalam browser Internet Explorer.

http://ebsoft.web.id/2007/09/20/download-embedded-shockwave-flash-swf-files-dari-web-browser/

20 September 2007 Oleh Ebta Setiawan

How To Download From Youtube

•18/12/2008 • Leave a Comment

Tips Download Video dari YouTube

youtube

YouTube merupakan salah satu penyedia layanan video terbesar saat ini. Video yang ditampilkan pada umumnya hanya untuk dilihat melalui browser, tidak untuk di download dan dilihat secara offfline. Formatnya adalah flash video (flv). Bagaimana jika kita ingin menyimpan video yang tampil agar bisa dilihat secara offline ?

Saat ini banyak sekali tools untuk download video dari layanan seperti youtube tersebut, mulai dari plugins browser, software, sampai web khusus untuk download dari youtube. Tetapi sepertinya berbagai software atau plugins tersebut tidak selalu berhasil, mungkin karena youtube sendiri yang mengubah sistem streaming videonya. Salah satu cara yang mudah adalah menggunakan YouTube Video Download Tool dari TechCrunch yang bisa dibuka DISINI

Bagaimana Caranya ?

Buka youTube.com dan cari video yang diinnginkan. Setelah video ditampilkan atau video yang dicari didapatkan, klik kanan judulnya dan pilih untuk menyimpan link tersebut. Misalnya : http://youtube.com/watch?v=SXzziqUWUws. Kemudian paste link tersebut di URL yang disediakan di situs TechCrunch tersebut dan klik Get Video. Setelah itu akan tampil menu untuk menyimpan video tersebut, namanya biasanya get_video. Sebelum menyimpan atau setelah selesai, rename file tersebut dan beri ekstensi flv, Misalnya get_video.flv. Untuk memutarnya gunakan VLC, FLV player, Media Player Classic atau player lain yang kompatibel.

Teknik Menyimpan dari Temporary Files

Terkadang cara download seperti diatas tidak berhasil. Cara lain yang mungkin lebih baik adalah dengan mencari langsung video nya di temporary internet files. Sebelumnya, video tersebut harus dibuka di browser dan dijalankan (play) sampai selesai ( Video tetap dapat disimpan walau tidak sampai selesai ). Setelah itu, jangan ditutup windownya. Cari file video di temporary internet files ( Biasanya di C:\Documents and Settings\”NAMA_USER”\Local Settings\Temp ). Cari dengan kata kunci fla. Ketika mencari dengan fasilitas search bawaan windows, pastikan di bagian “More Advanced Options” pilihan “Search hidden files and folders” diaktifkan. Biasanya ukuran file cukup besar, diatas 1 MB.

File tersebut biasanya bernama fla.. .tmp. Misalnya fla13B.tmp, fla12.tmp dan sebagainya. File ini sebenarnya merupakan file video yang sedang dijalankan, dengan ekstensi flv. Tetapi coba di rename atau dicopy file tersebut, biasanya tidak akan bisa karena file tersebut dikunci ( lock ). Jika browser ditutup, maka file tersebut akan otomatis dihapus. Lalu bagaimana cara menyimpannya ?

Untuk menyimpan atau merename file yang dikunci seperti diatas, maka diperlukan tool unlocker. Bisa di download di http://ccollomb.free.fr/unlocker/ dengan ukuran hanya sekitar 190 KB. Setelah di download dan di install, maka akan ada menu tambahan “Unlocker” ketika kita klik kanan sebuah file. Agar file dapat di copy, klik kanan dan pilih menu unlocker. Akan muncul keterangan file yang di unlock. Dibagian kiri bawah pilih copy, file selanjutnya dapat dicopy ke folder lain, tinggal di rename menjadi *.flv

Unlocker dapat digunakan untuk menyimpan file lain yang di kunci seperti diatas, juga dapat digunakan untuk menghapus file yang tidak bisa dengan cara standard. Untuk mempermudah dan mempercepat pencarian, bisa juga menggunakan software Agent Ransack (freeware), yang bisa download disini

Berbagai cara lain download video dari YouTube

Web Based

  • http://keepvid.com/ Kita tinggal copy paste link video youtube di Form Text yang disediakan, kemudian klik tombol Download. Akan ditampilkan link download dalam flv (low quality) dan mp4 (high quality, jika tersedia).
  • http://www.clipnabber.com/ Clibnabber memiliki cara yang mirip dengan keepvid, dan memberikan download dalam bentuk FLV maupun MP4.

Firefox Plugin

Software

  • Youtube DownloaderSoftware gratis ini cukup sederhana dan mudah diguakan. Pastikan untuk menggunakan versi terbaru, seiring dengan perubahan di Youtube.

Taken From http://ebsoft.web.id/2008/02/29/tips-download-video-dari-youtube/

29 February 2008 Oleh Ebta Setiawan